Hubble, Mengamati Semesta
Ditulis oleh denimzine di/pada Februari 2, 2008
Hampir dua dekade setelah peluncurannya, Teleskop Ruang Angkasa Hubble masih mengirimkan ke bumi temuan baru tentang kehidupan dan kematian bintang dan sifat alam semesta kita yang mengembang.

Oleh TIMOTHY FERRIS
Anda bisa melihatnya sewaktu-waktu, jika Anda berada di di suatu daerah subtropik saat langit cerah di senja hari atau menjelang fajar, ketika sinar matahari yang miring dipantulkan oleh satelit di ketinggian 600 kilometer-setitik sinar, tak lebih terang dari rata-rata bintang, terseok-seok melintasi langit. Riak atmosfer Bumi (distorsi atmosfer yang kuat menyebabkan satelit itu dirancang agar berada di atasnya) membuat gerak satelit yang perlahan, tetapi tak henti itu terlihat tersendat dan tak mulus. Keadaan tersebut sedikit banyak menggambarkan awal kariernya: Berulang kali ditunda, lalu diluncurkan ke orbit hanya untuk membuktikan bahwa satelit itu rabun jauh, lalu diperbaiki oleh seorang awak pesawat ulang-alik, kemudian ditingkatkan mutunya oleh awak yang lain, Teleskop Ruang Angkasa Hubble akhirnya menjadi instrumen ilmiah paling terkenal di dunia, perangkat yang telah dilihat, dan digunakan untuk melihat, oleh lebih banyak orang dibandingkan alat-alat sebelumnya. Para ilmuwan berpesta dengan datanya, sementara pencitraan gugus bintang, nebula, dan galaksinya yang indah membuat namanya-yang berasal dari Edwin Hubble, penemu teori alam semesta yang mengembang-hampir seterkenal Google. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam For Your Info | Tidak ada komentar »



