Denimzine’s

Mangan ga mangan (lesu goblok)

Arsip untuk 'Humor' Kategori


Anak Siapa

Ditulis oleh denimzine di/pada Februari 2, 2008

Pada suatu hari Tutut (anaknya Soeharto), lewat di jalan tol di Jakarta.

Penjaga Tol: “3000 rupiah.”

Bu Tutut yang emang ngak punya uang seribuan mengeluarkan uang 50 ribu rupiah langsung saja menyodorkan tuch uang.

Penjaga Tol: “Ini Bu, kembaliannya.”

Bu Tutut: “Sudah… simpan saja buat keluarga anda.” Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Humor | Tidak ada komentar »

Petrus Penjaga Pintu Surga

Ditulis oleh denimzine di/pada Februari 2, 2008

Suatu hari Si Petrus kebagian tugas jaga pintu Surga. Dipesan oleh Boss, “Pokoknya jangan biarkan seorang berdosa pun yang masuk ke kerajaan ini!”

“Siap, Boss!”, kata Petrus.

Baru beberapa menit berdiri di pos, ada seorang pencuri datang. Pencuri tempatnya di neraka kan? Maka si Perus menghalangi, nggak ijinkan tuh pencuri masuk ke surga. Si Pencuri ngotot, maksa terus mau masuk. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Humor | Tidak ada komentar »

Meeting koruptor

Ditulis oleh denimzine di/pada Januari 27, 2008

            Tahu nggak, para koruptor tuh kadang-kadang bikin pertemuan. Suatau hari di London ada pertemuan empat koruptor kelas paus. Mereka berasal dari Cina, Meksiko, Inggris, dan Indonesia.

            Koruptor Cina : Ha! Sekarang mah susah korupsi di Cina. Pengawasannya ketat. Ketahuan korupsi bisa digantung. Karena itu korupsi di Cina dilakukan di bawah meja.

            Koruptor Meksiko : Wah, di tempat kami belum seketat itu. Karena itu masih berani melakukan korupsi di atas meja.

            Koruptor Inggris : Yah, memang semua tergantung kondisi. Kalau di tempat kami sih fleksibel. Bisa di bawah meja, bisa di atas meja.

            Koruptor Indonesia : Ah, kalian itu masih dalam taraf korupsi di bawah meja dan di atas meja. Sekedar info ya, di Indonesia tuh bahkan mejanya aja udah dikorupsi.

Ditulis dalam Humor | Tidak ada komentar »

Mancing ikan

Ditulis oleh denimzine di/pada Januari 27, 2008

            Siang-siang, selepas pulang sekolah, Agam jongkok di pinggir got. Dia mengeluarkan pancingan dari dalam tas, dan mulai mancing. Hal itu udah dia lakukan selama beberapa hari.

            Beberapa temennya ada yang merasa heran dengan kelakuan Agam. Beberapa cuek, dan beberapa lagi merasa prihatin.

            Dion yang tahu kehidupan Agam jadi kasihan. Dia segera nyamperin temennya. “Udahlah Gam. Ngapain lo di siut. Ikut gue ke warteg. Kita makan bareng,” katanya.

            Mula-mula Agam rada malu. Tapi setelah dipaksa akhirnya mau. Mereka segera makan di warteg. Hari itu Agam makan ikan. Selepas makan, mereka pun ngobrol!.

            “Lo sih gokil, Gam. Memangnya kalo nongkrong di pinggir got, lo bakal dapet ikan?” tanya Dion. “Ya dapet lah. Ngapain juga gue nongkrong kayak gitu kalo nggak dapet,” sahut Agam.

            “Oh ya? Terus, lo udah dapet berapa ikan?” tanya Dion dengan nada heran. “sampe hari ini, gue makan ikan yang keempat setelah diajak lo,” ujar Agam, kalem.

Ditulis dalam Humor | Tidak ada komentar »

Kecelakaan di jalur Busway

Ditulis oleh denimzine di/pada Januari 27, 2008

            Sebuah kendaraan meluncur dengan kencang dan menabrak beton jalur busway yang belum selesai dibangun. Karena ngebut, mobil itu terguling. Seorang bapak, istri, dan satunya luka berat dan pingsan. Satu-satunya yang selamat cuma seekor monyet yang menjadi binatang peliharaan keluarga itu.

            Pak polisi kebinggungan ketika harus menyelidiki kasus ini. Karena yang masih sehat cuma monyet, ia berusaha mengumpulkan keterangan darinya. “Biasanya, monyet punya tingkat intelegensia tinggi, mungkin dia bisa menjelaskan.” kata Pak Polisi dalam hati. Karena itu ia mulai menanyai sang monyet.

            “Monyet, apa yang terjadi sebenarnya?” Si monyet kemudian berjungkir balik beberapa kali. “Oh, mobilnya terjungkir balik beberapa kali,” catat si polisi.

            “Lalu, apa yang dilakukan oleh si bapak?” tanya lagi. Diluar dugaan si monyet ternyata memang mengerti. Ia menirukan gerakan orang sedang minum bir dari botol dan dengan jalan terhuyung-huyung seperti orang mabok. “Oh…, si bapak sedang mabok. Pantas, pantas….”

            “Lalu bagaimana dengan ibu?” Monyet itu lantas melakukan gerakan orang sedang bertengkar. Si polisi mengangguk-angguk. “Hebat kamu. Lantas kamu sendiri ngapain saat kejadian itu?” tanya Pak Polisi.

            Si monyet dengan lincah, segera memperagakan gerakan menyetir.

Ditulis dalam Humor | Tidak ada komentar »

Beda-beda kata iya

Ditulis oleh denimzine di/pada Januari 27, 2008

            Seorang diplomat Amrik yang lagi tekun belajar bahasa Indonesia merasa bingung. Kenapa orang Indonesia suka menjawab pertanyaan dengan kata “yoi”, “iya”, tapi juga ada yang menjawab dengan “ya gitu deh…”.

            Maka dalam sebuah kesempatan bertemu dengan seorang pejabat, si diplomat bule itu pun bertanya “Sebenarnya apa perbedaan dari yoi, iya, dan ya gitu deh…?”.

            Si pejabat pun memberikan penjelasan. “Jadi begini, Mister. Kalau “yoi” biasanya dipakai oleh anak-anak muda, lulusan SMA,” katanya. ”Lalu kalau “iya”, biasanya digunakan oleh mereka yang sudah lulus sebagai sarjana, “tambah si pejabat.

            “Nah, kalau “ya gitu deh, siapa yang menggunakan?” tanya si diplomat. “Oh, kalau “ya gitu deh”, biasanya dipakai oleh orang yang nggak berpendidikan. Pendek kata, orangnya biasanya norak, kampungan,” sahut pejabat.

            “Oh, ternyata begitu ya?” kata si bule sambil manggut-manggut. “Ya, gitudeh…”tukas si pejabat.

Ditulis dalam Humor | Tidak ada komentar »